Hari-hari ini, sepertinya informasi tentang pernikahan begitu berjejal sampai di telinga, dari mulai seorang teman, pembecaraan di kos-kos atau kajian-kajian ustadz... mang ustadz-ustadz Yogya kadang aneh, tema yang jauhnya minta ampun dari munakahat pun, ujungnya pasti nyindir tentang pernikahan....
Dulu, ketika berbicara tentang pernikahan pasti akan menjadi hal yang tabu, gak militan dan terlalu romantis... Sepertinya gak cocok dibicarakan di kalangan aktifis Dakwah kampus, tapi subhanallah.. sekarang hal ini menjadi cukup marak dan asik untuk jadi topik diskusi... lebih seru lagi banyak murobbi yang diduluin mutarobbinya (hayo kasian sekali tuh murobbi ketinggalan satu marhalah deh...
Ya, wajar sih... wong marhalah "takwin baitul muslim" jadi bagian marhalah dakwah kita. Tapi mang mesti hati-hati. Kalo kata ustadz Faudzil Adhim "harus secepatnya menikah, tapi jangan tergesa-gesa, karena harus matang direncanakan dan disiapkan dengan baik". Orang sunda bilang " sing asak-asak nyangu sik tutung tambagana, sing asak-asak nya mikir sing kaduhung jagana" (kalo gak salah koyo ngono jeng...). Yang udah siap mang harus segera menikah, iya gak????
Jangan berfikir kalo nikah tu enak, siapa bilang??? tapi juga gak selamanya susah, nih denger untaian hikmah Ibn Athoilah dalam kitabnya Al-Hikam "Allah memberi kelapangan agar kita tidak selalu dalam kesempitan dan Allah memberikan kesempitan agar kita tidak selalu dalam kelapangan dan Allah melepaskan dari keduanya agar kita terbebas dari bergantung selainNya.
Nah,,, biar kita gak menggampangkan nikah juga gak menganggapnya susah, serahkan urusan pada Allah... Pasti urusan akan menjada aman, damai adil dan sejahtera (bukan kampanye loh...)
Wallahu'alam
Wednesday, June 20, 2007
Cerita Nikah
Diposting oleh
it's me....
di
7:15 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment